IMMsukoharjo.com, Sukoharjo – Pimpinan Komisariat IMM Pondok Pesantren Internasional K.H. Mas Mansur Universitas Muhammadiyah Surakarta mengadakan Safari Pemikiran Kader pada hari Minggu (20/03). Safari Pemikiran Kader ini merupakan kegiatan wajib bagi para kader IMM KH Mas Mansur sebagai tindak lanjut dari kegiatan Darul Arqam Dasar yang telah dilaksanakan pada tanggal 10-12 Desember 2021.

Kegiatan yang mengusung tema “Menyelami Ideologi Muhammadiyah (MADM, MKCHM, Kepribadian Muhammadiyah) ini diisi oleh Ummu Latifah sebagai pemateri ke-1, Auliya Rosyida sebagai pemateri ke-2, Naufal Nizar sebagai pemateri ke-3, dan Arsilan Nafi sebagai moderator. Bertempat di kantor IMM KH Mas Mansur, hadir pula para kader dan pimpinan IMM KH Mas Mansur, IMMawati Nyufi selaku MoT DAD, serta IMMawan Ferdi sebagai pengantar pada kegiatan Safari Pemikiran Kader kali ini. Selain dilakukan secara luring, kegiatan ini juga dilakukan secara daring melalui video conference.

IMMawan Ferdi dalam pengantarnya mengatakan bahwa, ideologi itu seperti halnya hafalan Al-Qur’an. “Bagaimana menjadi kader yang militan? Yaitu dengan dimasuki ideologi-ideologi Muhammadiyah. Ideologi yang akan dipelajari ini akan membawa kepada penghafalan, ideologi Muhammadiyah ini layaknya hapalan Al Qur’an, perlu diulang-ulang agar semakin ingat,” ucapnya.

Materi pertama disampaikan oleh Ummu Latifah secara langusng. Dalam pemaparannya, kader yang akrab di sapa “Ifah” itu menjelaskan tentang MADM atau Muqadimmah Aggaran Dasar Muhammadiyah yang merupakan doktrin ideologi Muhammadiyah yang memberikan pandangan atau gambaran manusia di muka bumi ini. MADM ini terdiri atas 16 Bab dengan 42 pasal dimana pasal 1-5 membahas tenang nama persyarikatan, pendiri, dan tempat kedudukan; pasal 4-5 membahas tentang identitas, asas, dan lambang; pasal 6-7 membahas tenatang maksud dan tujuan serta usaha Muhammadiyah; pasal 7 membahas pula tentang hak dan kewajiban; dan seterusnya.

Pemaparan materi dilanjutkan oleh pemateri ke-2, yaitu Auliya Rosyidah yang membahas tentang produk Ijtihad Muhammadiyah, yaitu Matan Keyakinan dan Cita-cita Hidup Muhammadiyah (MKCHM). Auliya dalam pemaparannya juga menjelaskan bahwa ideologi Muhammadiyah yang terdapat pada MKCHM bersumber dari Al-Qur’an dan As-Sunnah.

“Ideologi Muhammadiyah itu bersumber dari Al-Qur’an dan As Sunnah. Islam merupakan agama Allah yang diwahyukan kepada nabi-nabinya, menegaskan bahwa Islam itu agama yang benar. Dalam beragama Islam, kita kembali kepada Al Qur’an dan As Sunnah dan Muhammadiyah berlandaskan Al Qur’an dan As Sunnah,” tutur Auliya.

Safari Pemikiran Kader kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi terakhir yaitu tentang  kepribadian Muhammadiyah, asal dan amal usaha Muhammadiyah, prinsip-prinsip yang tersimpul dalam muqaddimah anggaran dasar, pedoman amal usaha dan perjuangan Muhammadiyah, serta sifat Muhammadiyah yang disampaikan oleh kader IMM KH Mas Mansur, Naufal Nizar.

Setelah semua pemaparan materi selesai, kegiatan Safari Pemikiran Kader ditutup dengan sesi tanya jawab dan dokumentasi yang dipandu oleh moderator.

 

Reporter : Aldila
Editor : Rahmat Balaroa

Master Kalender Muhammadiyah 2022

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here