IMMSukoharjo.com, SUKOHARJO – (Ahad, 24/4/22) Matahari telah menyingsing dari ufuk timur bersama dengan senyuman elegannya. Dengan senyumnya yang elegan itu pertanda hari sedang senang, cuaca sedang mendukung, dan alam menyetujui akan terlaksananya acara. Heroik pun mempesona, pelaksanaan Festival Ramadan di Pondok Hajjah Nuriyah Shabran dan Masjid Syarif Saripan, Makamhaji. Acara yang akan menjadi sejarah lagi bagi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM).

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) setelah terjarak beberapa tahun yang lalu; dengan beberapa hal yang menghambat akan terselenggaranya acara ini. Kemasyarakatan adalah satu dari tiga komponen Trilogi IMM yaitu keagamaan dan kemahasiswaan bagiannya.

Lomba Festival Ramadan
Lomba Festival Ramadan
***

Memanfaatkan bulan yang kuasa dan istimewa ini, IMM dan IPM menyelenggarakan acara Festival Ramadan. Festival akan lomba-lomba islami yang memikat setiap TPA/SD/MTs/sederajat se-Kartasura. Karena menjadi ajang untuk anak didiknya menampilkan kehebatan serta berfastabiqul khairot dengan saingan-saingannya yang tidak kalah hebat. Acara ini ternyata tidak hanya IMM Shabran saja, akan tetapi merangkul IMM Ma’had Abu Bakar Putri dan IPM Kartasura untuk menjadi bagian dalam kepanitiaan.

Dalam Festival ini ada beberapa cabang lomba yang dihadirkan oleh panitia; lomba adzan, lomba tahfidz, lomba CCAI, lomba kaligrafi, lomba tartil Al-Quran, lomba pildacil, dan lomba mewarnai. Peserta dari beberapa TPA/SD/MTs kurang lebih 200 peserta, itu sebuah sejarah bagi penyelenggara; baik itu IMM maupun IPM di tengah kondisi yang sedang mengkhawatirkan; ibu pertiwi yang sedang menangis dengan situasi yang tidak diharapkan.

***

Acara telah mulai sedari pagi dengan sambutan ketua pelaksana yang berharap dan berterima kasih atas partisipasi yang begitu mewah. Kemudian sambutan selanjutnya oleh Direktur Pondok Hajjah Nuriyah Shabran (HNS) yang membahas inklusifitas Shabran dengan masyarakat yang semakin erat. Sambutan terakhir sekaligus membuka acara Festival Ramadan yakni dari Pak Camat. Sebelum beliau membuka acara Festival Ramadan, Pak Camat mengapresiasi kepada panitia telah membuat acara yang hebat, harapan beliau semoga berlanjut dan berkembang pesat, “ Terimakasih sebelumnya kepada panitia yang telah menyatukan kita untuk berfastabiqul khairot diberbagai cabang perlombaan, alhamdulillah 12 desa yang masing-masing ada banyak TPA di dalamnya ikut berpartisipasi dan harapannya semoga acara ini bisa berlanjut tiap tahunnya dan terus berkembang,” ujar Pak Camat sebelum pembukaan.

Pengumuman Juara Festival Ramadan
***

Kemudian setelah ceremonial pembukaan selesai, panitia mengumumkan untuk setiap partisipan untuk menuju ke ruangan yang sudah di siapkan, adik-adik antusias mengikuti dengan penuh semangat dan gembira dari awal acara hingga akhir pembagian juara lomba-lomba. Begitu pecah segala sektor dengan banyak partisipan dan wali murid yang kagum melihat anak didiknya.

Pada penghujung acara, setelah begitu ketat persaingan antar lomba-lomba acara selanjutnya yakni pembagian hadiah juara. Sore hari mulai dari lomba adzan sampai juara umum. Setelah pengumuman juara 1, 2, 3, dan juara harapan 1, 2, dan 3 dari masing-masing lombanya ada juara umum yang menjadi incaran bagi setiap delegasi. Juara umum Festival Ramadan 1443 H jatuh kepada TPQ Griya Qur’an Al-Firdaus Gumpang, Kartasura dengan hampir dalam setiap lombanya memenangkan champion.

Reporter: Nadhif
Editor: Hikari

Master Kalender Muhammadiyah 2022

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here