IMMSukoharjo.com,Surakarta – Gelar Pra Muktamar ke-48, PP Muhammadiyah mengundang seluruh perwakilan PCIM yang tersebar di berbagai belahan dunia yang dilaksanakan secara online melalui platform zoom. Sebelum tiap perwakilan PCIM menyampaikan pemaparan, diawali dengan kata pengantar yang disampaikan oleh Drs. Maarrif Jamuin,M.Si. dalam sambutannya, beliu menyampaikan bagaimana kemudian PCIM dan PCIA itu bisa berkolaborasi mengembangkan ide-ide sederhaba menjadi ide-ide yang kratif dengan gerakan yang konkret.

“Ini adalah janji pada dunia yang tentu berat bagi muhammadiyah tetapi mengingat infrastruktur yang dimiliki bahwa saya yakin tidak berat karna aktivis muhammadiyah selalu meng-create sesuatu ide yg sederhana menjadi gerakan yg konkrit dan terus dikembangkan,” Ujar Drs. Ma’arif.

Laki-laki yang akrab disapa Ustad Jamuin itu kemudian menambahkan bahwa PCIM adalah tempat strategis dalam menggerakan manhaj Muhammadiyah.

BACA JUGA : Sambut Muktamar, PP Muhammadiyah Adakan Seminar Pra Muktamar ke-48 di Edutorium Ahmad Dahlan UMS

 

“Maka PCIM menjadi tmpt strategis dalam menggerakkan manhaj muhammadiyah yang dibagi dalam 3 kategori, yakni membangun legalitas atau memenuhi syarat sebagai PCIM atau PCIA di tempat mereka berada dengan berbagai tantangan yang luar biasa, bagaimana menggerakkan ide gerakan muhammadiyah menjadi menggulir dalam bentuk pemikiran lalu menjadi gerakan nyata dalam ranah dunia yang menjadi kosmopolitanisme islam, sertaMembangun apa yang telah direncanakan dan dilakukan yang memungkinkan gerakan muhammadiyah ini,” tambah Jamuin.
PCIM Taiwan menyampaikan bahwa arah gerak mereka adalah pada pelaksanaan legalisasi untuk mengeluarkan sertifikasi makanan dan minuman halal.
Kemudian dilanjutkan dengan penyampaian dinamika yang terjadi di PCIM United Kingdom. PCIM United Kingdom ini sempat mengalami kemandekan dalam reorganisasi karna pandemi covid 19. Lalu kondisi terkini PCIM United Kingdom memeberikan wadah untuk kegiatan seperti kepengurusan siswa yang ingin berkunjung untuk tetap di UK atau bahkan pertukaran pelajar.

Pada sesi pertama ini ditutup dengan perwakilan dari PCIM Turki yang disampaikan oleh Dinil Abrari Sulthani, menyampaikan bahwa PCIM Turki mengambil 4 langkah strategis dalam menjalin hubungan dengan organisasi lain; yakni PCIM berkonsultasi dengan PP Muhammadiyah dalam kegiatan antar lembaga, seperti webinar,kunjungan, dan saran masukan; PCIM melakukan silaturahmi audiensi dengan Kedubes RI di Ankra dan KJRI di Istanbul; PCIM melakukan kerjasama dengan yayasan/lembaga YOK/Dikti, Yunus Emre,YTB,TDV,Diyanet Al-Maarrif vakfi,ipekyolu; PCIM mempersiapkan anggota/kadernya untuk aktif mencari peluangkerja/aktivitas dan sekembalinya ke Indonesia dapat aktif di strukturMuhammadiyah.

Reprter :Rohay LPMTI
Editor : Rabelin

Master Kalender Muhammadiyah 2022

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here