IMMsukoharjo.com, Sukoharjo – Pesantren Mahasiswa (Pesma) Internasional K.H. Mas Mansur Universitas Muhammadiyah Surakarta mengadakan Kuliah Umum pada Sabtu, (19/03). Kuliah Umum ini adalah kegiatan wajib yang harus diikuti oleh Mahasantri Pesma. Muamaroh, Ph.D, selaku  Direktur Pesma Mas Mansur dalam sambutannya mengatakan bahwa, tidak hanya diikuti oleh Mahasantri Pesma, kegiatan ini juga dihadiri oleh seluruh kader IMM yang ada di Cabang Sukoharjo dan Surakarta. “Kami juga mengundang kader IMM yang berada di Cabang Sukoharjo dan Surakarta. Karena kedua pembicara adalah sama-sama Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah”, ucap Direktur Pesma.

“Acara kali ini diisi oleh dua pembicara yang juga merupakan Alumni dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah yaitu, Sunanto yang kerap di sapa “Cak Nanto” yang merupakan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, sekaligus alumni dari pondok perkaderan Muhammadiyah Hajjah Nuriyah Shabran UMS. Kemudian, Kak Afa, Kreator Komik @tandukputih yang juga merupakan alumni dari Pesma Mas Mansur UMS,” tambah Direktur Pesma.

Materi pertama disampaikan langsung oleh Ketum PP Pemuda Muhammadiyah.  Melalui forum yang bertemakan “Menggali Potensi Kader” menceritakan sekelumit perjalanan hidup beliau, dimulai dari perjalanan akademik sampai pada perjalanan organisasi dari IPM, IMM, sampai menjadi Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah. Cak Nanto juga menyampaikan bahwa semangat yang harus ditanamkan dalam diri seorang kader adalah semangat berikhtiar untuk merubah nasib dan keadaan.

*

“Saya termasuk orang yang penting nekat dulu,” ucapnya. Pria asli Madura itu juga menuturkan bahwa ketika melihat orang yang sukses, jangan lihat suksesnya, tapi lihatlah bagaimana proses menuju suksesnya. Terakhir, menutup materi yang beliau sampaikan, Cak Nanto mengatakan agar kader senantiasa memperbanyak kawan dan relasi. “Aktualisasi dari keilmuan adalah banyaknya kawan di luar untuk menguji keilmuan yang kita miliki,” tutup Sunanto.

Selanjutnya materi yang kedua  langsung disampaikan oleh Kak Afa, Kreator Komik @tandukputih yang tidak lain adalah alumni dari Pesma Mas Mansur UMS. Materi kedua ini dibuat menarik dengan tema “Kader Kekinian”. Memulai materinya, Kak Afa melemparkan satu pertanyaan kepada Audiens tentang apa itu kader.

Menambahkan penjelasan definisi kader yang sudah dijawab oleh audiens, Kak Afa mengutip perkataan Kyai Dahlan, “Jadilah dokter, jadilah master, jadilah insinyur, dan professional, lalu kembalilah ke Muhammadiyah setelah itu,” tegas Afa, mengutip perkataan Kyai Dahlan. Dalam materinya, Kak Afa berusaha mengajak seluruh kader IMM yang hadir untuk senantiasa berpikir tentang perkembangan dunia yang harus selalu diikuti.

 

Reporter : Rahmat Balaroa / Aldila
Editor: Ihyana / Hikari

Master Kalender Muhammadiyah 2022

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here